Kembali ke Blog
28 Januari 2026
• 2 min read
Membangun REST API dengan Laravel
Tutorial lengkap membuat REST API menggunakan Laravel dengan best practices, authentication, dan dokumentasi.
#laravel
#php
#api
#backend
Membangun REST API dengan Laravel
Laravel adalah salah satu framework PHP paling populer untuk membangun web application dan REST API. Di artikel ini, saya akan berbagi cara membuat REST API yang scalable dan maintainable.
Kenapa Laravel?
Laravel menawarkan banyak fitur out-of-the-box:
- Eloquent ORM - Query database dengan syntax yang clean
- Built-in Authentication - Sanctum atau Passport untuk API auth
- Validation - Form request validation yang powerful
- Middleware - Untuk rate limiting, CORS, dll
Setup Project
Pertama, buat project Laravel baru:
composer create-project laravel/laravel my-api
cd my-api
Install Laravel Sanctum untuk authentication:
composer require laravel/sanctum
php artisan vendor:publish --provider="Laravel\Sanctum\SanctumServiceProvider"
php artisan migrate
Membuat Model dan Migration
// app/Models/Product.php
class Product extends Model
{
protected $fillable = [
'name',
'description',
'price',
'stock'
];
}
API Controller
// app/Http/Controllers/Api/ProductController.php
class ProductController extends Controller
{
public function index()
{
return Product::paginate(10);
}
public function store(Request $request)
{
$validated = $request->validate([
'name' => 'required|string|max:255',
'price' => 'required|numeric|min:0',
]);
return Product::create($validated);
}
}
Kesimpulan
Laravel memudahkan development REST API dengan fitur-fitur yang lengkap. Dengan mengikuti best practices, kita bisa membuat API yang:
- Secure - Authentication dan authorization yang proper
- Scalable - Arsitektur yang mudah di-scale
- Maintainable - Code yang clean dan terstruktur
Di artikel selanjutnya, kita akan membahas tentang testing API dengan PHPUnit!